Saturday, September 14, 2013

Review Film "The Joneses"


The Joneses






Directed by              : Derrick Borte 
Produced by          : Derrick Borte, Doug Mankoff, Andrew Spaulding, Kristi Zea 
Written by                : Derrick Borte
Starring       : Demi Moore, David Duchovny, Amber Heard, Ben Hollingsworth, Gary Cole,Glenne Headly, Lauren  Hutton, Christine Evangelista
Music by                  : Nick Urata 
Cinematography      : Yaron Orbach 
Editing by                : Janice Hampton 
Studio                      : Premiere Picture/Echo Lake Productions 
Distributed by          : Roadside Attractions 
Running time          : 96 minutes
Language                 : English

Sebuah film buatan Amerika yang disutradarai oleh Derrick Borte ini menceritakan tentang sebuah kehidupan keluarga sempurna yang utuh dan harmonis. Keluarga ini terdiri dari Steves Jones yang diperankan oleh David Duchovny sebagai kepala keluarga, Kate Jones oleh Demi Moore sebagai istri dari Steve, Jenn Jones oleh Amber Heard sebagai anak perempuan dan Mick Jones oleh Ben Hollingsworth sebagai anak laki-laki. Mereka hidup layaknya keluarga normal dengan gaya hidup yang mewah dan menjadi pusat perhatian tetangga sekitar rumahnya. Meskipun keluarga ini terlihat utuh dan harmonis, namun sebenarnya keluarga ini adalah keluarga fiktif yang dibentuk oleh  seorang pemasar diluar negeri bernama Larry yang diperankan oleh Gary Cole. Ia menyewa beberapa orang tersebut untuk memasarkan beberapa produk kepada teman maupun tetangga mereka dengan cara yang halus.

Awalnya, keluarga ini baru saja pindah di perumahan yang penduduknya memiliki pendapatan rata-rata di atas $100,000.00. Rumah mereka cukup luas dan terlihat mewah, dengan desain interior yang menawan. Barang-barang di rumah tersebut sangat canggih, mulai dari peralatan masak, hiasan di rumah, playstation, serta sebuah ruangan yang di desain khusus untuk berlatih golf. Anggota keluarga ini cepat beradaptasi dengan orang baru sehingga mereka mudah bersosialisasi. Gaya hidup mereka juga sangat stylish, terlihat dari  pakaian yang dikenakan oleh Kate untuk bertemu dengan tetangga dan orang-orang di luar rumah serta Jenn yang berpakaian menarik ketika pergi ke sekolah. Kate dan Jenn juga mengenakan produk kosmetik mahal dan perhiasan berkilau agar terlihat menarik di depan orang lain.

Strategi pemasaran yang mereka gunakan yaitu pendekatan langsung kepada konsumen dengan mengandalkan kemampuan mereka yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Seperti yang dilakukan oleh Kate yang mengikuti kelas yoga dan perawatan kecantikan di sebuah salon. Ia mempromosikan baju yang cocok untuk dipakai oleh para wanita yang mengikuti senam yoga, tentunya baju tersebut terlihat indah dan tetap nyaman. Dia juga memamerkan produk kosmetik dengan cara bekerja sama bersama pemilik salon agar dia mudah mempresentasikan produknya. Selain itu, Steve yang senang bermain golf, memamerkan pukulan indahnya menggunakan alat golf yang ia miliki. Dengan keindahan pukulan tersebut, orang lain akan menggunakan alat yang sama dengan Steve agar menghasilkan pukulan yang indah pula. Begitu juga Ben dan Jenn, mereka memamerkan produk mereka kepada teman-teman di sekolah. Ben yang senang dengan playstation, mulai mengajak temannya untuk bermain bersama sehingga teman-temannya tertarik untuk membeli playstation seperti yang ia miliki. Jenn yang suka berdandan, memamerkan parfum dan alat kosmetik kepada temannya. Alhasil, mereka banyak yang membeli produk dari Jenn.

Untuk menambah pelanggan, mereka sepakat mengundang tetangga dan teman-temannya untuk berpesta di rumah mereka. Dengan cara ini, mereka dapat dengan mudah memamerkan apa yang mereka miliki untuk menarik minat permintaan konsumen. Dari pesta itu, banyak dari tamu mereka yang tertarik untuk membeli beberapa barang miliknya. Begitu juga tetangga sebelah rumah mereka yang memang mudah tertarik dengan barang canggih.

Setelah sebulan mereka bekerja, bos besar yaitu Larry yang diperankan oleh Gary Cole mendatangi mereka untuk mengumumkan hasil penjualan produk masing-masing anggota. Awalnya Steve mendapat prosentase penjualan yang lebih sedikit dibandingkan dengan Kate, Ben dan Jenn. Namun seiring berjalannya waktu dan pengalaman, ia mendapat prosentase yang lebih besar dari anggota yang lain, sehingga bos besar memberi hadiah berupa mobil mewah kepadanya. Dengan mobil tersebut, Steve dapat memamerkannya kepda teman dan tetangga agar produk mobil tersebut bisa terjual. Melihat kinerja Steve yang gemilang, Larry menawarkan menawari Steve untuk bergabung dengan tim terbaik perusahaan, yaitu “Icon Cell”. Namun ia menolaknya, karena merasa tim-nya saat ini bagus dan bisa menjadi yang terbaik.

Seiring berjalannya waktu, permasalahan-permasalahan mulai muncul. Naomi Medson yang diperankan oleh Christine Evangelista mengalami kecelakaan karena mengemudi dalam keadaan mabuk akibat mengkonsumsi minuman keras yang ada di kulkas keluarga Jones saat Ben mengadakan pesta kecil bersama teman-temannya di rumah. Permasalahan juga datang dari Jenn yang ternyata menyukai suami tetangganya, serta Steve dan Kate yang lupa akan perannya sebagai tim kerja dan tumbuh rasa cinta di antara mereka.

Di akhir cerita, Steve membongkar penyamarannya sebagai keluarga palsu yang bertugas untuk memasarkan produk-produk dan gaya hidupnya agar tetangga-tetangganya meniru dan membeli produk-produk yang mereka pakai. Ia sengaja mengungkap penyamarannya karena ia tidak tega melihat tetangganya menjadi korban penjualan produk oleh keluarga Jones. Keluarga tetangganya bunuh diri dengan cara sengaja menenggelamkan tubuhnya di kolam depan rumah akibat tidak bisa membayar tagihan hutang atas perilaku konsumtifnya yang mengikuti gaya hidup Steve.

Akibat tindakan Steve, ia dikeluarkan dari tim pemasaran tersebut. Keluarga Jones juga meninggalkan rumah tersebut dan menempati lingkungan baru dengan kepala keluarga yang baru bernama Bob. Sedangkan Steve  tetap tidak menerima penawaran Larry untuk bekerja di “Icon Cell”. Karena Steve terlanjur jatuh cinta dengan Kate, ia mendatangi rumah keluarga palsu yang baru dan mengajak Kate ke Arizona untuk menemui keluarga Steve dan membentuk keluarga sebenarnya.

Tuesday, September 10, 2013

Manajemen Pemasaran



PENGERTIAN   MANAJEMEN  
PEMASARAN



1.1. DEFINISI  PEMASARAN
Pemasaran adalah suatu proses dan manajeral yang membuat individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain atau segala kegiatan yang menyangkut penyampaian produk atau jasa mulai dari produsen sampai konsumen.

PERANAN PEMASARAN
Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga tangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. Sasaran dari pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan nilai superior, menetapkan harga menarik, mendistribusikan produk dengan mudah, mempromosikan secara efektif serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegang prisip kepuasan pelanggan.

1.2. ARTI  FUNGSI  MANAJEMEN  PEMASARAN
Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan( yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir ) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif.  Di dalam fungsi manajemen pemasaran ada kegiatan menganalisis yaitu analisis yang dilakukan untuk mengetahui pasar dan lingkungan pemasarannya, sehingga dapat diperoleh seberapa besar peluang untuk merebut pasar dan seberapa besar ancaman yang harus dihadapi.

                          Gambar 1. Fungsi Manajemen Pemasaran (Kottler, 2000)

Penjelasan fungsi pemasaran yang merupakan kegiatan terpadu dan saling mendukung, antara lain :
a. Perencanaan pemasaran
   Penentuan segala sesuatu sebelum dilakukan kegiatan-kegiatan pemasaran
   meliputi : tujuan, strategi, kebijaksanaan serta taktik yang dijalankan.
    Tujuan :
-       Meniadakan ketidakpastian masa datang bila ada perubahan- perubahan karena situasi dan kondisi perusahaan maupun diluar perusahaan maupun diluar perusahaan tidak menentu.
-       Karena tujuan organisasi sudah difokuskan maka dengan perencanaan akan menghindari adanya penyimpangan tujuan.
-       Reancana walaupun mahal tetapi ekonomis karena segala kegiatan telah terfokuskan dengan segala biaya- biayanya.
Rencana pemasaran terinci diperlukan untuk setiap bisnis, produk atau merk.

Sebagai syarat minimal perencanaan harus berisi bagian-bagian sebagai berikut :

                 BAGIAN                                                          TUJUAN
1. Ringkasan bagi ekskutif :                           Menyajikan pandangan singkat atas
                                                rencana yang diusulkan agar dapat ditinjau   dengan cepat oleh manajemen.
2. Situasi pemasaran saat ini                          Menyajiakan data latar belakang yang
relevan mengenai pasar, produk, persaingan dan distribusi.
3. Analisis ancaman dan peluang                   Mengidentifikasi ancaman dan peluang utama yang mungkin mempengaruhi produk.
4. Sasaran dan isu                                          Menentukan sasaran perusahaan untuk produk di bidang penjualan, pangsa pasar, laba serta isu yang akan mempengaruhi sasaran ini.
5. Strategi pemasaran                                    Menyajikan pendekatan pemasaran yang luas, yang akan digunakan untuk mencap[ai sasaran dalam rencana.
6. Program tindakan                                       Menspesifikasikan apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukannya, kapan dan berapa biayanya.
7. Anggaran                                                    Laboran laba dan rugi yang diproyeksikan yang meramalkan hasil keuangan yang diharapkan dari rencana tadi.
8. Pengendalian                                              Menunjukkan bagaimana kemajuan rencana akan dipantau.

b. Implementasi pemasaran
      Adalah Proses yang mengubah strategi dan rencana pemasaran menjadi tindakan pemasaran untuk mencapai sasaran. Implementasi mencakup aktivitas sehari-hari, dari bulan ke bulan yang secara efektif melalsanakan rencana pemasaran. Kegiatan ini dibutuhkan program tindakan yang menarik semua orang atau semua aktivitas serta struktur organisasi formal yang dapat memainkan peranan penting dalam mengimplementasikan strategi pemasaran.
      Implementasi yang sukses tergantung dari beberapa kegiatan kunci yaitu:

v  Pengorganisasian kegiatan pemasaran, yaitu :
Ø  Proses menciptakan hubungan antara fungís personalia dan factor fisik (sarana ), agar kegiatan pemasaran yang harus dilaksanakan bisa mancapai tujuan yang benar, meliputi : pembagian kerja, wewenang, tanggung jawab dan pelaporan kerja.

            Tujuan : setiap orang di dalam organisasi bertanggung jawab dalam
                              melaksanakan kegiatan pemasaran yang telah dibebankan 
                              kepadanya sehingga tidak overlapping pekerjaan.
           
            Bentuk umum dalam departemen pemasaran yang modern, antara lain :
-   organisasi fungsional dimana berbagai aktivitas pemasaran yang berbeda dikepalai oleh spesialis fungsional : manajemen penjualan, periklanan, riset pemasaran, pelayanan terhadap pelanggan, manajemen produk baru.
-   Organisasi geografik, dimana karyawan bagian penjualan dan pemasaran diberi tugas di negara, wilayah atau distrik tertentu.
-   Organisasi manajemen produk, karyawan inin mengembangkan pemasaran dan strategi lengkap untuk produk atau merk tertentu, bila perusahaan ini mempunyai banyak produk atau merk yang amat berbeda.
-   Bila firm yang menjual satu lini produk kepada banyak tipe pasar berbeda yang mempunyai organisasi manajemen pasar. Manajer ini bertanggung jawab untuk mengembangkan rencana jangka panjang dan tahunan untuk keunggulan utama dari sistem ini adalah bahwa perusahaan diorganisasikan disekitar kebutuhan spesifik segmen pelanggan.

v  Pengarahan kegiatan pemasarab, yaitu :
Ø  Usaha yang berhubungan dengan segala sesuatu kegiatan pemasaran agar semuanya itu dapat dilakukan dengan baik, meliputi :
-   Pemberian perintah secara baik, harus ada follow up-nya, secara senderhana, perlu penjelasan sehingga ada pengertian dan sifatnya harus konsultatif.
-   Motivasi
-   Kepemimpinan
Dengan pengarahan segala kegiatan yang menyimpang akan terdeteksi dan pimpinan dapat memberikan motivasi untuk menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan harapan serta agar terjadi harmonisasi antar anggota organisasi / firm.

v  Pengkoordinasian kegiatan pemasaran, yaitu :
Ø  Usaha meng-sinkronkan dan menyatukan segala kegiatan pemasaran dalam organisasi agar tercapai tujuan yang efektif dan efesien.
            Cara- cara menjalankan koordinasi yang efektif, dengan berbagai cara, yaitu :
1.    Diadakan prosedur yang terang dan jelas dan ditentukan tanggal penyelesaian                    ( deadline )
2.    Koordinasi dilakukan secara formal melalui pimpinan staff pembantu, penitia maupun pejabat penghubung tetap dilakukan kontak tidak formal.

c. Pengendalian / Evaluasi kegiatan pemasaran, yaitu :
Ø  Usaha memberikan petunjuk pada para pelaksana agar mereka selalu bertindak sesuai dengan rencana, meliputi :
-       Penentuan Standard
-       Supervisi kegiatan atau pemeriksaan
-       Perbandingan hasil dengan Standard
-       Kegiatan mengkoreksi Standard

    

            Gambar 2. Proses pengevaluasian kegiatan pemasaran

Kegiatan pengendalian / evaluasi diatas dapat dikelompokkan dua macam :
1.    Pengendalian operacional termasuk memeriksa kinerja yang sedang berlangsung terhadap rencana tahunan dan mengambil tindakan perbaikan kalau perlu.
      Tujuannya adalah memastikan bahwa perusahaan mencapai penjualan, laba, dan sasaran lain yang ditetapkan dalam rencana tahunannya. Kegiatan ini juga mencakup penentuan produk, wilayah, pasar dan saluran yang berbeda yang dapat mendatangkan laba.
2. Pengendalian strategik meliputi pengamatan apakah strategi dasar perusahaan sesuai dengan peluang yang terbuka. Strategi dan program pemasaran dapat ketinggalan zaman dalam waktu singkat dan setiap perusahaan harus secara periodik menilai ulang pendekatan terhadap pasar secara keseluruhan.